Senin, 07 Desember 2009

Belajar dari keledai

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam
sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama
berjam-jam, semetara si petani memikirkan apa yang
harus dilakukannya.
Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua
dan sumur juga perlu ditimbun dan ditutup karena
berbahaya, jadi tidak berguna untuk menolong si
keledai.
Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang
membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekopi
tanah ke dalam sumur.
Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang
sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi
kemudian, semua orang takjub, karena si keledai
menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi
dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam
sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.
Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop
tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang
menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya
agar tanah yang menimpa punggungnya turun kebawah,
lalu menaiki tanah itu.
Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah
kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus
juga menguncangkan badannya dan melangkah naik.
Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai
meloncati tepi sumur dan melarikan diri !
Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran
kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk
keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah
dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari
diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik
dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut
sebagai pijakan.
Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu
pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari
'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang,
jangan pernah menyerah! Guncangkanlah hal negatif yang
menimpa dan melangkahlah naik!!!
"Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu
kita yang terburuk, inilah satu-satunya waktu yang
kita miliki saat ini!"

0 komentar:

Posting Komentar

Banner teman

 pulsa murah transaksi sangat cepat
 blog anak aceh
 berbagi ilmu dan pengalaman